KOMUNIKASI ANTARBUDAYA
Starting: Rp45.000
Penulis : Herta Armianti Soemardjo, Meisuri, Wina Nurhayati Praja, Rudy Dwi Laksono, Azizah Des Derivanti, Lilik Murdiyanto, Supriadi
ISBN : 978-634-7214-91-1
Description
Reviews (0)
Description
| SKU | N/A |
|---|---|
| Category | Komunikasi |
Komunikasi antar budaya merupakan cabang ilmu komunikasi yang semakin hari semakin penting. Hal ini disebabkan karena dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain, kita berhadapan dengan berbagai perbedaan budaya. Masyarakat Indonesia, misalnya, sejak sebelum merdeka pun sudah merupakan masyarakat majemuk, yang terdiri dari berbagai sukubangsa, ras, agama, tingkat pendidikan, dan berbagai perbedaan lain yang menghasilkan kemajemukan budaya. Beragamnya budaya dalam masyarakat Indonesia menghasilkan berbagai perbedaan nilai-nilai, norma, kepercayaan, pandangan, cara berpikir, persepsi, sikap, aksi, kebiasaan, tradisi, dan lain-lain. Perbedaan budaya juga disebabkan oleh perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, bidang studi, pekerjaan, pengalaman, usia, generasi, keadaan geografis tempat asal, dan lain-lain. Berbagai perbedaan dalam cara, aturan, norma, kebiasaan berkomunikasi, bisa menyebabkan miskomunikasi, bahkan konflik. Selain perbedaan budaya dalam lingkup lokal dan nasional, manusia masa kini menghadapi tantangan komunikasi yang lebih besar lagi, terutama skibat perkembangan tehnologi komunikasi seperti internet, media sosial, dan media baru, sehingga masyarakat masa kini berhadapan dengan tantangan yang lebih kompleks lagi, yakni masyarakat yang terdiri dari bangsa-bangsa yang ada di dunia, yang masing-masing mempunyai budaya yang saling berbeda pula. Tanpa kemampuan berkomunikasi antarbudaya yang memadai, pastilah sering terjadi ‘gesekan-gesekan; komunikasi yang berpotensi menghasilkan miskomunikasi maupun konflik.
Sebelum kita membahas lebih jauh, marilah kita pahami dulu pengertian Komunikasi Antar Budaya. Menurut Samovar, Porter, dan Mc. Daniel, komunikasi antar budaya ”terjadi ketika anggota dari satu budaya tertentu mkemberikan pesan kepada anggota dari budaya yang lain” (2012, hal.13). Selanjutnya, dikatakan bahwa komunikasi antar budaya ”melibatkan interaksi antara orang-orang yang persepsi budaya dan sistem simnolnya cukup berbeda dalam suatu komuniaksi.” Dengan perkataan lain, komunikasi antar budaya adalah komunikasi di mana sumber / produsen pesan/ komunikator berbeda budaya dengan penerima pesan / komunikan. Perbedaan budaya dapat terjadi karena berbagai hal, seperti: perbedaan bangsa, suku bangsa, ras, pendidikan, agama, nilai-nilai, adat istiadat, kebiasaan, usia, pekerjaaan, status ekonomi, status sosial, pengalaman, keadaan geografis tempat hidupnya, dan lain sebagainya. Dalam berkomunikasi antar budaya, pesan disandi (encode) dalam budaya si komunikator dan harus disandi balik (decode) dalam budaya si komunikan, sehingga komunikator harus memperhitungkan peran dan fungsi budaya dalam proses komunikasi. Artinya, Komunikasi Antar Budaya (KAB) memperhitungkan pengaruh budaya atas individu, penyandian, dan penyandian balik.
ISBN : 978-634-7214-91-1
Reviews (0)
Leave a Reply







Reviews
There are no reviews yet.